Pekarangan Situs Pusdiklat Industri

Workshop Penyusunan SKKNI di SMTI Banda Aceh

Latest

Dalam rangka mendukung kesiapan penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang turunan sawit yang akan disusun oleh salah satu unit satuan kerja Pusdiklat Industri, yaitu SMTI Banda Aceh, Pusdiklat Industri menyelenggarakan workshop Penyusunan SKKNI selama 2 hari (11-12 Februari 2015), bertempat di Gedung SMTI Banda Aceh. Untuk tahun anggaran 2015, SMTI Banda Aceh akan menyusun 2 SKKNI, yaitu SKKNI Bidang Industri Margarine dan SKKNI Bidang Industri Oleo Chemicals (Fatty Acid). Kedua SKKNI ini merupakan bentuk konsistensi SMTI Banda Aceh untuk mendukung program Pemerintah dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten khususnya bidang turunan kelapa sawit. Sebelumnya, pada tahun 2014, SMTI Banda Aceh juga menyusun 2 SKKNI bidang turunan kelapa sawit dan telah mendapat penetapan dari Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu Bidang Industri Minyak Goreng dan Bidang Industri Biodiesel.

Baca lengkapnya...

 

Program Diklat SDM Aparatur Tahun 2015

Pengumuman

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi SDM Aparatur Kementerian Perindustrian, sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 65/M-IND/PER/7/2014 tentang Pola Karir Pegawai, Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian pada Tahun Anggaran 2015 akan menyelenggarakan Program Pendidikan dan Pelatihan bagi SDM Aparatur Kementerian Perindustrian, sebagai berikut :

Baca lengkapnya...

 

Daya Saing Batik Motif Icon Kota Bogor dalam Pasar Lokal

Artikel Teknis & Fungsional

Oleh : Ir. Sere Saghranie Daulay, M.Si

Widyaiswara Madya

Latar Belakang

Produk yang dihasilkan oleh Industri Kecil Menengah tentu saja diproduksi untuk dapat dijual ke pasar agar perusahaan memperoleh laba. Begitu banyak produk sejenis yang ditawarkan di pasar, membuat produsen perlu mencari kiat agar mampu bersaing.

Mungkin tidak banyak yang menyangka bahwa sebenarnya Bogor memiliki motif batik yang merepresentasikan kekayaan dan kekhasannya. Adalah Siswaya yang pada 13 Januari 2008 lalu mendirikan usaha batik khas Bogor ini.

Batik Tradisiku mengusung motif batik berciri khas Kota Bogor, seperti kujang, kijang (rusa), hujan, bunga bangkai (Amorphophalus titanium), bunga teratai, daun talas, dan lain sebagainya. Motif Kujang-Kijang merupakan andalannya yang mencerminkan ketenteraman dan keamanan Kota Bogor karena menghadap empat penjuru yang siap mengamankan Kota Bogor. Panggilan akrab Bogor sebagai Kota Hujan pun menjadi motif andalan dalam batik Hujan Gerimis.

Baca lengkapnya...

 

Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV pada BDI dan Unit Pendidikan dan Serah Terima Jabatan Kepala BDI Medan dan Surabaya

Newsflash

Pada tanggal 15 Januari 2015 bertempat di Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian telah dilaksanakan Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV pada BDI dan Unit Pendidikan dan Serah Terima Jabatan Kepala BDI Medan dan Surabaya. Pelantikan ini dilaksanakan dengan telah terbitnya Keputusan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 721/M-IND/Kep/12/2014 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Para Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Balai Diklat Industri Kementerian Perindustrian, maka dipandang perlu untuk melakukan Pelantikan terhadap para Pejabat Eselon III dan IV pada Balai Diklat Industri dan Unit Pendidikan.

Baca lengkapnya...

 

Menuju MEA, Mengamati MRA di Bidang Keinsinyuran

Artikel Internasional

oleh: I Made Krisna

Berawal dari rapat kecil yang diselenggarakan pada tanggal 16 Desember 2014, Pak Arifin, atasan saya, mengatakan tentang sebuah isu yang melibatkan jasa yang disebut jasa industri. Bapak Arifin mengaitkan jasa industri tersebut dengan AEC (ASEAN Economic Community) atau yang diindonesiakan menjadi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Tentunya hal pertama yang terlintas di benak saya adalah 8 industri yang telah diratifikasi (MRA) oleh ASEAN, yaitu:
1. Jasa keinsinyuran di KL 5 desember 2005
2. Jasa keperawatan di Cebu, 8 Desember 2006
3. Jasa survey di Singapore, 19 November 2007
4. Jasa arsitektur di Singapore, 19 November 2007
5. Jasa praktisi medis di Singapura, 25 Agustus 2008
6. Jasa akuntansi di Singapura, 25 Agustus 2008
7. Jasa kedokteran gigi di Cha-Am, Thailand, 26 Februari 2009
8. Jasa pariwisata, Januari 2009

Sayangnya dari ke-8 MRA tersebut di atas, tidak ada satupun yang disebut dengan MRA Jasa industri. Kemudian iseng-iseng saya mencoba mencari kata “jasa industri” dengan mesin pencari Google. Sayapun menemukan artikel oleh kemenperin yang berjudul Sektor Jasa Industri Dipetakan”. Pada artikel yang disadur dari Bisnis Indonesia ini, Agus Tjahajana mencontohkan jasa keuangan, jasa perbankan, dan jasa pelatihan. Tentunya yang dimaksud ini adalah industri jasa, bukan jasa industri. Sayangnya saya tidak menemukan sumber lain di Kemenperin yang mengatakan jasa industri. Saya kemudian menduga ada distorsi informasi mengenai apa yang disebut dengan “jasa industri”.

 

Baca lengkapnya...

 
Sekilas Berita
Workshop Penyusunan SKKNI di SMTI Banda Aceh

Dalam rangka mendukung kesiapan penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang turunan sawit yang akan disusun oleh salah satu unit satuan kerja Pusdiklat Industri, yaitu SMTI Banda Aceh, Pusdiklat Industri menyelenggarakan workshop Penyusunan SKKNI selama 2 hari (11-12 Februari 2015), bertempat di Gedung SMTI Banda Aceh. Untuk tahun anggaran 2015, SMTI Banda Aceh akan menyusun 2 SKKNI, yaitu SKKNI Bidang Industri Margarine dan SKKNI Bidang Industri Oleo Chemicals (Fatty Acid). Kedua SKKNI ini merupakan bentuk konsistensi SMTI Banda Aceh untuk mendukung program Pemerintah dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten khususnya bidang turunan kelapa sawit. Sebelumnya, pada tahun 2014, SMTI Banda Aceh juga menyusun 2 SKKNI bidang turunan kelapa sawit dan telah mendapat penetapan dari Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu Bidang Industri Minyak Goreng dan Bidang Industri Biodiesel.

Read more text
 
IMPLEMENTASI DAN KERJASAMA INTERNASIONAL DI NEGERI GINSENG

IMPLEMENTASI DAN KERJASAMA INTERNASIONAL DI NEGERI GINSENG

Dalam rangka Implementasi dan Pengembangan Kerjasama Internasional Unit Pendidikan dan Mitra Luar Negeri, pada 12 s/d 16 Oktober 2014 Pusdiklat Industri melakukan kunjungan ke Korea Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 22 (dua puluh dua) orang yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Industri dan anggota delegasi yang terdiri dari: perwakilan dari Pusdiklat Industri, Biro Keuangan, SMK-SMAK/SMTI dan Politeknik. Tujuan penyelenggaraan kunjungan dinas ini adalah memahami sistem pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi di Korea Selatan serta mempelajari dan melihat langsung penyelenggaraan pelatihan kejuruan industri di politeknik dan lembaga diklat di sana serta menjajaki kerjasama dengan beberapa institusi/lembaga pelatihan yang dikunjungi dengan difasilitasi oleh SK Telekom, Seongnam Korean Polytechnic, dan GIFTS (Global Institute For Transferring Skills).

Selama di Korea Selatan, delegasi Kemenperin melakukan kunjungan dan dialog yang difasilitasi oleh SK TELECOM ke beberapa institusi pendidikan dan lembaga pelatihan. Di Hari Pertama, rombongan mengunjungi GIFTS (Global Institute For Transferring Skills. GIFTS merupakan salah satu unit organisasi HRD Korea yang menerapkan vocational training system dalam mengembangkan sumber daya manusia. GIFTS berdedikasi dalam membangun skills-oriented society dan merupakan tempat pelatihan bagi para partisipan yang akan mengikuti Skill Competition baik dalam skala nasional maupun internasional. Selain itu, GIFTS juga melakukan kerja sama dan pertukaran internasional transfer skills dan melaksanakan program TVET di negara-negara berkembang. Lembaga pelatihan ini dilengkapi dengan sarana prasarana diklat beserta ruang dan peralatan workshop untuk spesialisasi di bidang machinery, electricity, electronics, industrial installation, automobile, IT, construction, dan textile. GIFTS juga mempunyai fasilitas berupa asrama untuk peserta diklat, auditorium, serta ruang konferensi kapasitas kecil, sedang dan besar.

Read more text
 
Diseminasi Sertifikasi Profesi, CBT dan Diklat Asesor Kompetensi

Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, pada semester kedua Tahun Anggaran 2014 telah beberapa kali menyelenggarakan Diseminasi Competency Based Training (CBT) dan Diklat Asesor Kompetensi bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Industri Daerah/Provinsi. Kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerjasama dan koordinasi dengan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) pada beberapa Daerah/Provinsi yang antara lain adalah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatra Barat. Acara yang dilangsungkan pada Juni, September, dan Oktober 2014 tersebut, merupakan salah satu bentuk peran pemerintah dalam memfasilitasi percepatan pembangunan dan pengembangan kompetensi SDM tenaga kerja sector industry di daerah/provinsi.

Kelompok Industri daerah/provinsi yang menjadi fokus binaan pemerintah, yaitu berdasarkan koridor industri unggulan sesuai potensi daerahnya masing-masing. Rangkaian kegiatan yang berbentuk konsinyering dan diklat tersebut, dihadiri oleh Narasumber dari BKSP Jawa Tengah, yaitu Hertoto Basuki, Susena, dan Faiza Munabari yang merupakan praktisi dan expert dalam Bidang Pengembangan SDM Industri Daerah. Sebagaimana diketahui, BKSP Jateng selaku koordinator bagi BKSP maupun KADIN Daerah/Provinsi di Indonesia, dalam menjalin kerjasama dan sinergi dengan pemerintah untuk mengembangkan SDM Industri daerah yang berkompeten melalui sistem sertifikasi kompetensi tenaga kerja. Pengembangan SDM Industri yang dimaksud adalah dengan mengingatkan dan memfasilitasi para pelaku usaha industri untuk terus meningkatkan dan menjamin kompetensi tenaga kerjanya melalui paket-paket pelatihan yang sesuai standar kebutuhan kerja industri nasional. Selain itu, pengembangan SDM diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asesor kompetensi dalam asesmen unjuk kerja SDM Industri dengan output sertifikat kompetensi agar dapat lebih produktif dan bersaing dalam pasar tenaga kerja di tingkat nasional maupun regional ASEAN.


 
Konsinyering Tata Kelola Administrasi Ketatausaahn dan Pengelolaam SIMAK - BMN Pusdiklat Industri

Dalam rangka melaksanakan salah satu tugas pokok dan fungsi Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, yakni melaksanakan urusan ketatausahaan dan rumah tangga perkantoran diperlukan sumber daya manusia yang handal untuk mengolah dan memproses administrasi persoalan, BMN, kepegawaian dan manajemen kinerja, program dan keuangan. Untuk memperlancar penyelesaian tugas sehari-hari dan menyamakan pemahaman ketatausahaan agar diperoleh hasil yang optimal, Pada tanggal 24 - 26 September 2014 bertempat di Hotel Novotel Yogyakarta, Bagian Tata Usaha Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Konsinyering Tata Kelola Administrasi Ketatausaahn dan Pengelolaam SIMAK - BMN Pusdiklat Industri.Acara ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian dan dihadiri oleh semua Pimpinan dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pendidikan dan Balai Diklat Industri yang ada di bawah Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian

Read more text
 
Penyusunan Modul Bidang Produktif, Adaptif, dan Normatif SMK-SMAK/SMTI

Jakarta--Hotel Millenium Sirih, Dilaksanakan Workshop Penyusunan Modul Bidang Produktif, Adaptif dan Normatif SMK-SMAK/SMTI dilingkungan Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian pada 25 - 28 Agustus 2014. Workshop tersebut dihadiri oleh 142 Peserta dari SMK-SMAK/SMTI yang terbagi menjadi 31 kelompok penyusun modul sebagai berikut :

Read more text
 
Pesan Singkat
Pesan Terakhir: 3 hari, 6 jam lalu
  • ariantini : @Aqumantan: Akademi komunitas yang didirikan Kemenperin, secara kelembagaan berada di bawah Kemenperin, dimana pengembangan dan pelaksanaannya dilakukan bersama dengan pemda setempat serta perusahaan dan asosiasi industri terkait, untuk memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil :)
  • ariantini : @AquMantan:
  • ariantini : @lhokseumawe: salam kenal juga dari Pusdiklat Industri :)
  • ariantini : @suwandi: terkait penawaran diklat yang Bapak sebutkan, jadwalnya memang belum ditentukan. No. telp yg bisa dihubungi 0215253040. Atau bpk bisa email ke «email»
  • ariantini : @icha0786: diklat fungsional perekayasa disperindag tidak diselenggarakan oleh Pusdiklat Industri. Untuk Fungsional Perekayasa sendiri dinaungi oleh BPPT, dan mereka yang biasanya menyelenggarakan diklat bagi Fungsional Perekayasa. Mungkin Icha bisa konsultasi dengan pimpinan atau bag. kepegawaian terkait hal tersebut (kontak dg BPPT terkait diklatnya) :)
  • suwandi : dear pusdiklat, nomor telepon nama yang bisa saya hubungi, jika ingin bertanya terkait penawaran diklat tahun 2015 ini?
  • suwandi : Selamat siang Pusdiklat Industri.. Saya ingin bertanya terkait Penawaran Diklat melalui surat nomor 0292/SJ - IND.6/1/2015 tertanggal 20 Januari 2015. Untuk Pelatihan Asesor Kompetensi & Penyusunan SKKNI diselenggarakan kapan ya? Mohon infonya.
  • suwandi : dear pusdiklat industri,
  • Ermawaty : Boleh minta daftar diklat yang akan diselenggarakan di tahun 2015?
  • AquMantan : Bapak/Ibu, saya mau tanya tentang Akademi Komunitas, apakah akademi tersebut merupakan satker baru?

Silahkan Login dahulu untuk dapat menulis pesan disini

Survei
Bagaimana Pendapat Anda mengenai tampilan web ini?
 
Zona Waktu
Home