Pengumuman

MoU Pusdiklat Industri dengan RMUTK

Pengumuman

Nota Kesepahaman Kerjasama Antara Pusdiklat Industri dengan Faculty of Textile Industries Rajamanggala University of Technology Krungthep Thailand

Pada hari Selasa pagi 15 Mei 2012, bertempat di Ruang Garuda Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, telah dilaksanakan penandatanganan Letter of Intent (LOI) oleh Kapusdiklat Industri Drs. Mujiyono, MM. dan Dekan Fakultas Industri Tekstil (FTI) Rajamanggala University of Technology Krungthep (RMUTK) Mr. Satit Teeraprasert.

Acara yang berlangsung pukul 09.30 WIB tersebut, ditandai dengan serah terima Dokumen LOI, Plakat Kesepakatan, dan Pemberian Cinderamata Kepada Dekan RMUTK. Dalam serah terima Dokumen LOI antara kedua pihak, Kapusdiklat diwakili oleh Kabid Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi (PPKV) Pusdiklat Nono C. Chalil M, Si., dan juga dihadiri oleh para pejabat struktural dan fungsional dilingkungan Pusdiklat. Selain itu dari pihak RMUTK juga dihadiri oleh Wakil Dekan FTI RMUTK dan 20 orang staff perwakilan. Penandatanganan LOI tersebut bertujuan mendeklarasikan program kerjasama Pendidikan dan Pelatihan dibidang industri dengan cakupan kerjasama sebagai berikut :

1. Program Pertukaran SDM Pelajar dan Staff.

2. Menetapkan Program Akademis Bersama

3. Melakukan Program Penelitian dan Pembangunan Bersama

4. Memulai Program Pelatihan bersama

5. Melakukan Konsultasi Bersama

Dalam penerapan kerjasama antara Pusdiklat Industri dengan RMUTK, Pusdiklat Industri melibatkan langsung delapan Unit Pendidikan Tinggi di bawah binaan Pusdiklat Industri yang antara lain adalah :

1. Pendidikan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan

2. Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang

3. Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Jakarta

4. Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta

5. Akademi Kimia Analis (AKA) Bogor

6. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung

7. Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta

8. Akademi Teknologi Industri (ATI) Makassar

Penandatanganan LOI tersebut merupakan langkah awal dengan tujuan untuk membangun sebuah kerjasama formal yang mengarah pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Pendidikan dan Pelatihan di bidang Industri, demi mencapai SDM Industri Nasional yang berkompeten dan berdaya saing global.

Foto-Foto MoU..

 

Pemanggilan Calon Peserta Diklat Pengembangan Jasa Konsultansi IKM Angkatan VII Tahun 2012

Pengumuman

Berikut kami lampirkan surat pemanggilan Calon Peserta Diklat Pengembangan Jasa Konsultansi IKM Angkatan VII Tahun 2012

Pemanggilan Calon Peserta Diklat Pengembangan Jasa Konsultansi IKM Angkatan VII Tahun 2012 (1.62 MB)

 

Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang Jasa 2012

Pengumuman

Berikut kami lampirkan pengumuman rencana umum pengadaan barang / jasa 2012 di Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2012.

Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang Jasa 2012 (1.21 MB)

 
More Articles...
Sekilas Berita
IMPLEMENTASI DAN KERJASAMA INTERNASIONAL DI NEGERI GINSENG

IMPLEMENTASI DAN KERJASAMA INTERNASIONAL DI NEGERI GINSENG

Dalam rangka Implementasi dan Pengembangan Kerjasama Internasional Unit Pendidikan dan Mitra Luar Negeri, pada 12 s/d 16 Oktober 2014 Pusdiklat Industri melakukan kunjungan ke Korea Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 22 (dua puluh dua) orang yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Industri dan anggota delegasi yang terdiri dari: perwakilan dari Pusdiklat Industri, Biro Keuangan, SMK-SMAK/SMTI dan Politeknik. Tujuan penyelenggaraan kunjungan dinas ini adalah memahami sistem pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi di Korea Selatan serta mempelajari dan melihat langsung penyelenggaraan pelatihan kejuruan industri di politeknik dan lembaga diklat di sana serta menjajaki kerjasama dengan beberapa institusi/lembaga pelatihan yang dikunjungi dengan difasilitasi oleh SK Telekom, Seongnam Korean Polytechnic, dan GIFTS (Global Institute For Transferring Skills).

Selama di Korea Selatan, delegasi Kemenperin melakukan kunjungan dan dialog yang difasilitasi oleh SK TELECOM ke beberapa institusi pendidikan dan lembaga pelatihan. Di Hari Pertama, rombongan mengunjungi GIFTS (Global Institute For Transferring Skills. GIFTS merupakan salah satu unit organisasi HRD Korea yang menerapkan vocational training system dalam mengembangkan sumber daya manusia. GIFTS berdedikasi dalam membangun skills-oriented society dan merupakan tempat pelatihan bagi para partisipan yang akan mengikuti Skill Competition baik dalam skala nasional maupun internasional. Selain itu, GIFTS juga melakukan kerja sama dan pertukaran internasional transfer skills dan melaksanakan program TVET di negara-negara berkembang. Lembaga pelatihan ini dilengkapi dengan sarana prasarana diklat beserta ruang dan peralatan workshop untuk spesialisasi di bidang machinery, electricity, electronics, industrial installation, automobile, IT, construction, dan textile. GIFTS juga mempunyai fasilitas berupa asrama untuk peserta diklat, auditorium, serta ruang konferensi kapasitas kecil, sedang dan besar.

Read more text
 
Diseminasi Sertifikasi Profesi, CBT dan Diklat Asesor Kompetensi

Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, pada semester kedua Tahun Anggaran 2014 telah beberapa kali menyelenggarakan Diseminasi Competency Based Training (CBT) dan Diklat Asesor Kompetensi bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Industri Daerah/Provinsi. Kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerjasama dan koordinasi dengan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) pada beberapa Daerah/Provinsi yang antara lain adalah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatra Barat. Acara yang dilangsungkan pada Juni, September, dan Oktober 2014 tersebut, merupakan salah satu bentuk peran pemerintah dalam memfasilitasi percepatan pembangunan dan pengembangan kompetensi SDM tenaga kerja sector industry di daerah/provinsi.

Kelompok Industri daerah/provinsi yang menjadi fokus binaan pemerintah, yaitu berdasarkan koridor industri unggulan sesuai potensi daerahnya masing-masing. Rangkaian kegiatan yang berbentuk konsinyering dan diklat tersebut, dihadiri oleh Narasumber dari BKSP Jawa Tengah, yaitu Hertoto Basuki, Susena, dan Faiza Munabari yang merupakan praktisi dan expert dalam Bidang Pengembangan SDM Industri Daerah. Sebagaimana diketahui, BKSP Jateng selaku koordinator bagi BKSP maupun KADIN Daerah/Provinsi di Indonesia, dalam menjalin kerjasama dan sinergi dengan pemerintah untuk mengembangkan SDM Industri daerah yang berkompeten melalui sistem sertifikasi kompetensi tenaga kerja. Pengembangan SDM Industri yang dimaksud adalah dengan mengingatkan dan memfasilitasi para pelaku usaha industri untuk terus meningkatkan dan menjamin kompetensi tenaga kerjanya melalui paket-paket pelatihan yang sesuai standar kebutuhan kerja industri nasional. Selain itu, pengembangan SDM diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asesor kompetensi dalam asesmen unjuk kerja SDM Industri dengan output sertifikat kompetensi agar dapat lebih produktif dan bersaing dalam pasar tenaga kerja di tingkat nasional maupun regional ASEAN.


 
Konsinyering Tata Kelola Administrasi Ketatausaahn dan Pengelolaam SIMAK - BMN Pusdiklat Industri

Dalam rangka melaksanakan salah satu tugas pokok dan fungsi Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, yakni melaksanakan urusan ketatausahaan dan rumah tangga perkantoran diperlukan sumber daya manusia yang handal untuk mengolah dan memproses administrasi persoalan, BMN, kepegawaian dan manajemen kinerja, program dan keuangan. Untuk memperlancar penyelesaian tugas sehari-hari dan menyamakan pemahaman ketatausahaan agar diperoleh hasil yang optimal, Pada tanggal 24 - 26 September 2014 bertempat di Hotel Novotel Yogyakarta, Bagian Tata Usaha Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Konsinyering Tata Kelola Administrasi Ketatausaahn dan Pengelolaam SIMAK - BMN Pusdiklat Industri.Acara ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian dan dihadiri oleh semua Pimpinan dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pendidikan dan Balai Diklat Industri yang ada di bawah Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian

Read more text
 
Penyusunan Modul Bidang Produktif, Adaptif, dan Normatif SMK-SMAK/SMTI

Jakarta--Hotel Millenium Sirih, Dilaksanakan Workshop Penyusunan Modul Bidang Produktif, Adaptif dan Normatif SMK-SMAK/SMTI dilingkungan Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian pada 25 - 28 Agustus 2014. Workshop tersebut dihadiri oleh 142 Peserta dari SMK-SMAK/SMTI yang terbagi menjadi 31 kelompok penyusun modul sebagai berikut :

Read more text
 
Rapat Penyusunan RIP SKKNI Sektor Industri

     Senin, 11 Agustus 2014, bertempat di Ruang Bima Hotel Bidakara Jakarta, telah diselenggarakan Rapat Penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor industri. Rapat tersebut dibuka oleh Kapusdiklat Industri, dan dihadiri oleh seluruh perwakilan Direktorat di bawah Kementerian Perindustrian. Rapat ini bertujuan menindaklanjuti Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional 2015 - 2035, dan berfungsi menyosialiasasikan dan mengajak kepada seluruh aparatur di lingkungan Kemenperin untuk bersama-sama menyadari dan mengusahakan mengenai pentingnya persiapan pembangunan SDM Industri Nasional yang berkompeten.

   Untuk mempersiapkan tenaga kerja sektor industri yang berkompeten guna meningkatkan peran SDM Industri lokal Indonesia dalam pembangunan bidang Industri sebagai pilar dan penggerak perekonomian nasional, Pusdiklat Industri bertugas menyiapkan infrastruktur sertifikasi kompetensi tenaga kerja sektor industri yang terdiri dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, Lembaga Sertifikasi Profesi, Tempat Uji Kompetensi, Fasilitasi pengembangan dan pembentukan Asesor Lisensi, Asesor Kompetensi, Serta Master Asesor.

   Pengembangan dan pembangunan SDM industri yang kompeten tentunya di mulai dengan penyusunan SKKNI sebagai dasar/kriteria uji kompetensi, kemudian diikuti oleh pembentukan LSP dan TUK sebagai sarana uji kompetensi, dan adanya asesor lisensi untuk penilaian terhadap LSP dan TUK, asesor kompetensi dan masster asesor sebagai penilai daripada unjuk kerja tenaga kerja/calon tenaga kerja yang diuji. Selain itu, fungsi dari SKKNI juga dapat diturunkan menjadi materi bahan ajar dan kurikulum dalam pendidikan berjenjang, sehingga kompetensi calon tenaga kerja dapat dijamin dan telah sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan kerja di industri.

   Oleh karena itu, melihat pentingnya fungsi dan peran dari SKKNI tersebut, maka Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian sebagai sekretariat komite Standar Kompetensi Tenaga Kerja Sektor Industri telah menyelenggarakan rapat penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) SKKNI Sektor Industri sebagai salah satu cara untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja sektor industri sesuai dengan jenis-jenis industrinya masing-masing (sebagaimana dijelaskan di dalam Permenperin No. 64 Th. 2011) untuk disusun sesuai prioritas kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan saat ini, dan dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas tenaga kerja di ASEAN (AEC) yang akan berlangsung pada akhir 2015 mendatang.


 
Pesan Singkat
Pesan Terakhir: 3 bulan lalu
  • polinef : Salam sejahterah, kapan diklat prajabatan gol. III lagi??
  • mufidah : @Bapak Giat : diklat penyetaraan dilaksanakan oleh Biro Kepegawaian Pak, mungkin bisa dikonfirmasi pada Biro Kepegawaian. terima kasih
  • lhokseumawe : salam kenal dari lhokseumawe aceh
  • lhokseumawe : Salam Kenal dari lhokseumawe
  • 090015757 : Yth. Bapak/Ibu yang berwenang kami informasikan bahwa Stuktur Organisasi Pusdiklat kiranya diperbaharui karena sudah tidak Up todate Terima kasih
  • faridhardian : SMK SMAK Bogor juga akan berpartisipasi pada OSTN tingkat Nasional pada tgl 29 Oktober - 2 November 2012, di Universitas Gajah Mada Yogyakarta untuk bidang lomba Kimia Terapan dan Biologi Terapan, mewakili Propinsi Jawa Barat, kota Bogor, SMK SMAK Bogor, dan tentunya nama baik Kementerian Perindustrian.
  • faridhardian : Mengirim 4 siswa berprestasinya, SMK SMAK BOGOR (SMAKBO) memborong habis juara 1 OSTN tingkat kota Bogor 2012 untuk bidang Kimia Terapan, Fisika Terapan, Biologi terapan dan Matematika teknologi. siswa - siswanya : Rizal, Hardi, Anggi dan Fauziah.
  • faridhardian : SMK SMAK Bogor (SMAKBO), kembali Mulai mengeluarkan prestasi di UNJ Universitas Negeri Jakarta, siswa - siswinya (Andi, Zakia dan Wuri) menjuarai Lomba Karya Ilmiah Nasional, yang 10 besarnya ada perwakalian dari SMAN 2 Kuta Bali, SMAN 2 Sekayu Sumatera Selatan, SMAN 1 Tarakan Kalimantan Timur, dan SMA Muhammadiyah 1 Babat Lamongan. Dengan Judul : Dietil Eter (DEE) dari Limbah Mikrobiologi sebagai pengganti LPG.
  • giat : mohon informasi tentang penyesuaian untuk S1.dikementrian perindustrian
  • giat : trima kasih atas perhatiannya

Silahkan Login dahulu untuk dapat menulis pesan disini

Survei
Bagaimana Pendapat Anda mengenai tampilan web ini?
 
Zona Waktu
Home Pengumuman